9 Agustus 2020

Product

1. PENGADAAN BARANG DAN JASA

Pengadaan merupakan proses kegiatan untuk pemenuhan atau penyediaan kebutuhan dan pasokan barang atau jasa di bawah kontrak atau pembelian langsung untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Pengadaan dapat mempengaruhi keseluruhan proses arus barang karena merupakan bagian penting dalam proses tersebut.

TUJUAN PENGADAAN BARANG DAN JASA

Kegiatan pengadaan barang atau jasa bertujuan untuk menghasilkan barang ataupun jasa yang berkualitas dan wajar yang bisa diukur dari berbagai macam segi seperti biaya, jumlah penyediaan dan lokasi.

Pengaturan kegiatan pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah harus memperhatikan asas manfaat sebesar besarnya dari uang yang dikeluarkan atau memiliki value of money yang tinggi sehingga bisa memberikan barang atau jasa yang baik dipandang dari segi waktu, biaya, kualitas, jumlah dan lain sebagainya.

Dengan prinsip seperti ini, diharapkan pemerintah bisa mendapatkan barang atau jasa dengan kualitas terbaik, harga termurah, pengadaan paling cepat, keberadaan barang paling mudah dijangkau dan berasal dari penyedia barang dan jasa yang bonafit dan lain sebagainya.

Pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai dengan regulasi terbaru yaitu peraturan presiden nomor 4 tahun 2015 menyebutkan bahwa kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah dibagi menjadi 4 kategori yang masing – masing memiliki aturan dan mekanisme yang berbeda. Di bawah ini akan dijelaskan secara singkat 4 jenis pengadaan barang dan jasa pemerintah tersebut.

Pengadaan Barang

Sesuai dengan definisi peraturan presiden nomor 4 tahun 2015 pasal 1 ayat 14, diterangkan bahwa :

Barang adalah setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud, bergerak maupun tidak bergerak, yang dapat diperdagangkan, dipakai, dipergunakan atau dimanfaatkan oleh Pengguna Barang.

Mudahnya adalah barang merupakan sesuatu yang sudah jadi. Tinggal dibeli dan langsung dapat dipakai. Misalnya : pembelian alat tulis kantor, kendaraan bermotor sehari – hari, komputer built in, atau software komersial yang sudah ada di pasaran, misalnya : Microsoft Office, Adobe, Sistem Operasi Windows, dan sebagainya.

Untuk pengadaan barang model semacam itu, telah diatur dengan jelas dalam peraturan presiden nomor 4 tahun 2015 ini.,

Jika pengadaan barang namun yang diminta adalah barang spesifikasi khusus, maka akan ada 2 kemungkinan. Jika barang itu adalah benda fisik seperti kendaraan tempur khusus, pesawat atau mobil kepresidenan khusus, maka akan masuk dalam jenis pekerjaan konstruksi

Sedangkan jika barang tersebut adalah bukan benda fisik, misalnya software database keuangan sesuai kebutuhan instansi, Sistem Informasi pemerintahan, website, dan sebagainya, maka akan masuk dalam jenis jasa konsultansi.

Pekerjaan Konstruksi

Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan definisi peraturan presiden nomor 4 tahun 2015 menyatakan bahwa :

Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya.

Contoh dari pekerjaan konstruksi adalah seperti yang telah diterangkan di atas. Misalnya mobil dengan spesifikasi khusus yang tidak ada di pasaran. Dapat juga kapal maupun pesawat, dan alat transportasi lainnya dengan spesifikasi khusus.

Disamping itu, pembangunan properti seperti kantor, gedung, jembatan, dan sebagainya juga masuk dalam kategori ini. Inti dari pekerjaan konstruksi adalah membangun atau merakit wujud fisik sesuatu yang sesuai dengan si pemesan.

Jasa Konsultansi

Dalam definisi peraturan presiden nomor 4 tahun 2015 menyebutkan sebagai berikut :

Jasa Konsultansi adalah jasa layanan profesional yang membutuhkan keahlian tertentu diberbagai bidang keilmuan yang  mengutamakan adanya olah pikir (brainware).

Contoh dari jasa konsultansi dalam kegiatan pemerintahan yang paling mencolok adalah pekerjaan perencanaan. Entah itu perencanaan tata ruang, perencanaan sosial, dan sebagainya.

Disamping itu, ada beberapa jasa konsultansi yang biasa ada pada kegiatan perencanaan. Misalnya jasa arsitek yang biasa disebut dengan konsultan bangungan, dan ada pula pembuatan sistem informasi teknologi.

Khusus tentang pembuatan sistem informasi, walaupun output dari kegiatan ini adalah adanya barang tidak berwujud yang disebut software, namun pekerjaan pembuatan sistem informasi masih dimasukkan dalam kategori jasa konsultansi.

Jasa Lainnya

Seperti yang tercantum dalam peraturan presiden nomor 4 tahun 2015, disebutkan bahwa ;

Jasa Lainnya adalah jasa yang membutuhkan kemampuan tertentu yang mengutamakan keterampilan (skillware) dalam suatu sistem tata kelola yang telah dikenal luas di dunia usaha untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau segala pekerjaan dan/atau penyediaan jasa selain Jasa Konsultansi, pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi dan pengadaan Barang.

Sebenarnya, contoh dari kegiatan jasa lainnya ini sangatlah luas. Untuk mudahnya adalah semua kegiatan yang tidak masuk dalam kategori 3 sebelumnya. Sedangkan contoh yang paling sering ditemui dalam kegiatan pemerintahan adalah jasa kebersihan atau keamanan gedung, jasa transportasi dan penyewaan kendaraan, hotel, penyelenggaraan pameran kegiatan, dan sebagainya.

2. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem Informasi Manajemen merupakan sebuah sistem perencanaan yang ada di dalam perusahaan yang melibatkan pengendalian internal. Pengendalian tersebut diantaranya seperti pemanfaatan sumber daya, dokumen, teknologi, serta akuntansi manajemen sebagai salah satu strategi pada bisnis.

Fungsi sistem informasi manajemen adalah untuk :

  1. Memudahkan bagian manajemen melakukan perencanaan, pengawasan, serta pengarahan kerja bagi semua departemen yang dikoordinirnya.
  2. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengolahan data, karena data yang ada sistem informasi suatu manajemen merupakan data telah tersaji secara akurat dan real time (tepat waktu).
  3. Miminimalisir biaya dan meningkatkan produktifitas suatu perusahaan atau organisasi.
  4. Sarana peningkatan SDM, kerena dalam pelaksanaannya diperlukan unit kerja yang sistematis serta terkoordinir berbasis teknologi.

Tujuan sistem informasi suatu manajemen diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menyediakan layanan informasi dalam perhitungan produk, harga pokok jasa, maupun tujuan lain yang menjadi target manajemen.
  2. Menyediakan layanan yang dapat dipergunakan menjadi media pengendali, perencana, evaluasi serta sebagai sarana perbaikan berkelanjutan.
  3. Menyediakan informasi pendukung yang dapat digunakan untuk analisis dan pengambilan keputusan suatu perusahaan.
  4. Secara garis besar sistem informasi suatu manajemen bertujuan untuk memudahkan pekerjaan dan pengelolaan manajemen dalam suatu perusahaan.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari sistem informasi manajemen yaitu :

  1. Dapat mengantisipasi dan memahami peluang ekonomis sistem informasi yang menerapkan teknologi informasi baru.
  2. Dapat membantu menjamin kualitas dan ketrampilan sumber daya manusia dalam memanfaatkan sistem informasi suatu manajemen.
  3. Dapat memudahkan akses data yang telah disediakan secara akurat dan real time (tepat waktu) bagi para user tanpa perlu melalui perantara sistem informasi secara langsung.
  4. Dapat mengembangkan perencanaan yang lebih maksimal dan efektif.
  5. Dapat membantu menganalisis pelaksanaan kebijakan program dan mengidentifikasi keperluan pendukung sistem informasi.
  6. Dapat memperbaiki produktifitas dan pengembangan dalam manajemen sistem, serta pengolahan transaksi untuk meminimalisir biaya dan memaksimalkan pendapatan.

3. KONSTRUKSI

Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan definisi peraturan presiden nomor 4 tahun 2015 menyatakan bahwa :

Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya.

Contoh dari pekerjaan konstruksi adalah seperti yang telah diterangkan di atas. Misalnya mobil dengan spesifikasi khusus yang tidak ada di pasaran. Dapat juga kapal maupun pesawat, dan alat transportasi lainnya dengan spesifikasi khusus.

Disamping itu, pembangunan properti seperti kantor, gedung, jembatan, dan sebagainya juga masuk dalam kategori ini. Inti dari pekerjaan konstruksi adalah membangun atau merakit wujud fisik sesuatu yang sesuai dengan si pemesan.

FUNGSI POKOK PEMBUATAN BANGUNAN

Fungsi pembuatan bangunan yang terpenting ialah agar setiap bangunan kuat, dan tidak mudah rusak, sehat untuk ditempati, di samping biayanya relatif murah. Untuk mendapatkan bangunan kuat dan murah tidak perlu konstruksinya terlalu berlebihan. Bila demikian tidak sesuai dengan tujuan dan merupakan pemborosan. Konstruksi bangunan harus diperhitungkan secara teliti berdasarkan syarat-syarat bangunan termasuk perhitungan yang menunjang misalnya mekanika teknik. Keawetan suatu bangunan juga tergantung bahan bangunan yang digunakan, pelaksanaan dalam pembuatan, dan Juga perawatannya. Di samping hal tersebut di atas faktor lain yang berpengaruh dan perlu mendapatkan perhatian adalah air tanah, gempa bumi, angin, dan sebagainya.

JENIS BANGUNAN

Bangunan teknik sipil terbagi menjadi :

1.    Bangunan teknik sipil kering

      Meliputi : bangunan rumah, gedung-gedung, monumen, pabrik, rumah ibadah dan sebagainya.

2.  Bangunan teknik sipil basah

      Meliputi : bendungan, saluran air, dermaga pelabuhan, turap, jembatan dan sebagainya. Jenis bangunan juga dibagi menjadi 3 bagian besar oleh Direktorat Jendral yaitu bangunan gedung, bangunan air dan jalan jembatan.

deborah secco surfistinha erovoyeurism.com porno video xxx melody nua pimpmpegs.net teste de fudelidades x video anal porno info xvideos rosadinha anybunny transando com o eletricista ar.kompoz.me rasgando o cu xvideos com panteras xshaker.net so loira nua blog porno caseiro setviporno de jovensitas colegialas garotas belas comendo coroa muito gostosa plus size model nude flagras videos carnaval pornografico de.rajwap.xyz garota fazendo strip mulhres se masturbando i forced my sister to fuck me debora falabella e miguel falabella